Redmi Pad SE, tablet Android yang diluncurkan oleh Xiaomi, menawarkan spesifikasi yang menarik di kelas harga yang terjangkau. Namun, seperti perangkat elektronik lainnya, ia juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya. Artikel ini akan membahas secara detail kekurangan Redmi Pad SE berdasarkan informasi dan review dari berbagai sumber online.
1. Performa yang Terbatas dan Kinerja Prosesor yang Kurang Mumpuni
Salah satu kekurangan utama Redmi Pad SE terletak pada performanya. Tablet ini ditenagai oleh prosesor MediaTek Helio G88. Meskipun cukup mampu menangani tugas-tugas ringan seperti browsing, menonton video, dan bermain game kasual, performanya jauh dari memuaskan untuk penggunaan yang lebih berat. Banyak review online melaporkan lag dan stuttering saat menjalankan aplikasi yang lebih menuntut grafis atau multitasking yang intensif. Hal ini terutama terlihat ketika menjalankan game 3D yang lebih baru atau aplikasi editing video.
Beberapa benchmark online juga menunjukkan skor yang relatif rendah dibandingkan dengan tablet lain di kelas harganya yang menggunakan prosesor lebih handal. Ini menunjukkan bahwa Helio G88 mungkin merupakan titik lemah utama dari Redmi Pad SE, membatasi potensi perangkat dan pengalaman pengguna secara keseluruhan. Pengguna yang menginginkan performa yang lebih responsif dan lancar mungkin perlu mempertimbangkan tablet dengan prosesor yang lebih kuat. Kecepatan refresh layar 90Hz juga terasa kurang maksimal karena terbatas oleh kemampuan prosesor.
2. Kualitas Audio yang Kurang Memuaskan
Meskipun menawarkan pengaturan speaker ganda, kualitas audio Redmi Pad SE mendapat kritik dari beberapa reviewer. Volume speakernya dianggap cukup keras, namun kurangnya detail dan kedalaman suara menjadi poin negatif. Suara cenderung terdengar tipis dan kurang bertenaga, terutama pada frekuensi rendah. Pengalaman mendengarkan musik atau menonton film mungkin tidak sebaik yang diharapkan, terutama jika dibandingkan dengan tablet di kelas harga yang sama yang menawarkan sistem audio yang lebih baik. Penggunaan headphone atau speaker eksternal mungkin diperlukan untuk mendapatkan pengalaman audio yang lebih memuaskan.
3. Keterbatasan RAM dan Penyimpanan Internal
Redmi Pad SE hadir dengan pilihan RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB atau 128GB. Kapasitas RAM 4GB bisa terasa terbatas, terutama jika pengguna menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan. Multitasking bisa menjadi kurang lancar dan menyebabkan lag atau aplikasi menutup secara otomatis. Pengguna yang membutuhkan multitasking yang lebih lancar mungkin perlu mempertimbangkan versi dengan RAM yang lebih besar, meskipun sayangnya Xiaomi tidak menyediakan opsi RAM yang lebih tinggi.
Sementara itu, pilihan penyimpanan internal juga perlu dipertimbangkan. 64GB mungkin tidak cukup untuk menyimpan banyak aplikasi, game, foto, dan video, terutama bagi pengguna yang aktif mengkonsumsi konten multimedia. Meskipun terdapat slot microSD untuk ekspansi memori, kecepatan baca/tulis kartu microSD mungkin tidak secepat penyimpanan internal, sehingga bisa mempengaruhi performa keseluruhan perangkat.
4. Desain yang Terlalu Sederhana dan Kurang Premium
Redmi Pad SE memiliki desain yang cukup sederhana, tanpa banyak keistimewaan. Bahan material yang digunakan juga terasa kurang premium dibandingkan tablet-tablet lain di kelas harganya. Meskipun ringan dan mudah dibawa, desainnya terlihat agak biasa dan kurang menarik perhatian. Beberapa pengguna mungkin merasa desainnya kurang memberikan kesan modern atau berkelas. Kurangnya fitur-fitur tambahan, seperti stylus support, juga mengurangi nilai jualnya.
5. Kamera yang Memenuhi Kebutuhan Dasar Saja
Kamera Redmi Pad SE, baik kamera depan maupun belakang, menawarkan kualitas yang cukup standar dan hanya memenuhi kebutuhan dasar. Kualitas gambar tidak begitu mengesankan, terutama dalam kondisi cahaya rendah. Gambar cenderung kurang detail dan noise cukup terlihat. Pengguna yang membutuhkan kualitas kamera yang lebih baik untuk fotografi atau videografi mungkin perlu mencari alternatif lain. Kamera ini lebih cocok untuk video call atau mengambil foto sesekali, bukan untuk kebutuhan fotografi yang serius.
6. Sistem Operasi dan Pembaruan Software
Redmi Pad SE hadir dengan MIUI pad based on Android 13. Meskipun MIUI menawarkan berbagai fitur dan kustomisasi, beberapa pengguna melaporkan adanya bloatware (aplikasi pre-installed yang tidak diperlukan) yang memakan ruang penyimpanan. Selain itu, durasi dukungan pembaruan sistem operasi dan keamanan juga perlu dipertimbangkan. Tablet di kelas harga ini seringkali menerima pembaruan yang lebih terbatas dibandingkan dengan flagship device. Oleh karena itu, pengguna harus mempertimbangkan hal ini jika menginginkan dukungan jangka panjang dan fitur-fitur keamanan terbaru.
Dengan mempertimbangkan kekurangan-kekurangan di atas, Redmi Pad SE tetap menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna yang mencari tablet terjangkau dengan layar besar dan baterai yang tahan lama untuk penggunaan dasar. Namun, pengguna yang membutuhkan performa tinggi, kualitas audio dan kamera yang superior, atau desain premium mungkin perlu mempertimbangkan pilihan lain di luar Redmi Pad SE. Penting untuk meneliti dan membandingkan dengan tablet lain sebelum melakukan pembelian untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi Anda.