Cara Ganti Tema Di Android

Dina Farida

Android, dengan sifatnya yang open-source, menawarkan fleksibilitas yang tak tertandingi dalam hal personalisasi. Salah satu cara paling efektif untuk mengubah tampilan dan nuansa perangkat Android Anda adalah dengan mengganti tema. Mengganti tema bukan hanya sekadar mengubah wallpaper, tetapi juga memodifikasi ikon aplikasi, warna sistem, font, dan bahkan suara notifikasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam berbagai cara untuk mengganti tema di Android, mulai dari opsi bawaan hingga aplikasi pihak ketiga, serta risiko dan manfaat yang perlu Anda pertimbangkan.

1. Memanfaatkan Tema Bawaan pada Perangkat Android

Banyak produsen Android, seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo, menyertakan antarmuka pengguna (UI) khusus yang menawarkan opsi tema bawaan. Tema-tema ini biasanya dapat diakses melalui aplikasi "Tema" atau bagian "Personalisasi" di pengaturan perangkat.

  • Cara Mengakses Tema Bawaan:

    1. Buka aplikasi Pengaturan di perangkat Android Anda.
    2. Cari opsi yang berkaitan dengan personalisasi. Nama opsi ini mungkin berbeda tergantung pada merek dan versi Android Anda. Beberapa contohnya adalah:
      • Tema: (Samsung, Xiaomi, Huawei)
      • Personalisasi: (Google Pixel, Motorola)
      • Layar Utama & Kunci Layar: (Oppo, Vivo)
      • Tampilan: (Beberapa versi Android lawas)
    3. Di dalam opsi personalisasi, Anda akan menemukan daftar tema yang tersedia. Beberapa perangkat mungkin menawarkan toko tema online di mana Anda dapat mengunduh tema tambahan secara gratis atau berbayar.
    4. Pilih tema yang Anda sukai dan ketuk Terapkan atau Unduh, kemudian Terapkan.
    5. Perangkat Anda mungkin memerlukan waktu beberapa detik untuk menerapkan tema baru. Setelah selesai, Anda akan melihat perubahan pada ikon aplikasi, wallpaper, warna sistem, dan elemen UI lainnya.
  • Keuntungan Menggunakan Tema Bawaan:

    • Keamanan: Tema bawaan biasanya telah diuji dan diverifikasi oleh produsen perangkat, sehingga lebih aman digunakan daripada tema dari sumber yang tidak dikenal.
    • Kompatibilitas: Tema bawaan dirancang khusus untuk perangkat Anda, memastikan kompatibilitas dan kinerja optimal.
    • Kemudahan Penggunaan: Proses penerapan tema bawaan biasanya sangat mudah dan intuitif.
    • Integrasi Sistem: Tema bawaan terintegrasi erat dengan sistem operasi, sehingga dapat memodifikasi tampilan dan nuansa seluruh perangkat.
  • Kekurangan Menggunakan Tema Bawaan:

    • Pilihan Terbatas: Jumlah tema bawaan yang tersedia mungkin terbatas, terutama pada perangkat dengan UI yang minimalis.
    • Kurangnya Personalisasi Tingkat Lanjut: Opsi personalisasi yang ditawarkan oleh tema bawaan mungkin terbatas. Anda mungkin tidak dapat mengubah setiap elemen UI sesuai dengan preferensi Anda.

2. Menggunakan Launcher Pihak Ketiga untuk Personalisasi Lebih Mendalam

Launcher adalah aplikasi yang menggantikan layar beranda (homescreen) bawaan perangkat Android Anda. Banyak launcher pihak ketiga yang menawarkan opsi personalisasi yang jauh lebih luas daripada tema bawaan, memungkinkan Anda untuk mengubah ikon aplikasi, wallpaper, tata letak layar beranda, dan banyak lagi.

  • Contoh Launcher Populer:

    • Nova Launcher: Salah satu launcher paling populer dengan opsi personalisasi yang sangat luas, termasuk dukungan untuk paket ikon pihak ketiga.
    • Apex Launcher: Launcher ringan dan cepat dengan fokus pada kinerja dan stabilitas.
    • Action Launcher: Launcher inovatif dengan fitur-fitur unik seperti Shutters dan Covers.
    • Smart Launcher: Launcher yang mengatur aplikasi Anda secara otomatis ke dalam kategori, memudahkan pencarian dan akses.
    • Microsoft Launcher: Launcher dari Microsoft yang terintegrasi dengan layanan Microsoft seperti Outlook, To Do, dan Kalender.
  • Cara Menggunakan Launcher Pihak Ketiga:

    1. Unduh dan instal launcher yang Anda pilih dari Google Play Store.
    2. Setelah instalasi selesai, tekan tombol Home di perangkat Anda.
    3. Anda akan diminta untuk memilih launcher yang ingin Anda gunakan. Pilih launcher yang baru Anda instal dan pilih Selalu atau Hanya Sekali (tergantung preferensi Anda). Jika Anda memilih Selalu, launcher tersebut akan menjadi launcher default Anda.
    4. Setelah launcher diterapkan, Anda dapat menyesuaikannya sesuai dengan preferensi Anda. Setiap launcher memiliki pengaturan dan opsi personalisasi yang berbeda-beda.
    5. Untuk mengubah ikon aplikasi, cari opsi yang sesuai di pengaturan launcher. Biasanya, Anda dapat memilih paket ikon dari Google Play Store atau menggunakan ikon kustom.
    6. Untuk mengubah wallpaper, tekan dan tahan area kosong di layar beranda dan pilih opsi Ubah Wallpaper.
  • Keuntungan Menggunakan Launcher Pihak Ketiga:

    • Personalisasi Tingkat Lanjut: Launcher pihak ketiga menawarkan opsi personalisasi yang jauh lebih luas daripada tema bawaan.
    • Fleksibilitas: Anda dapat menyesuaikan setiap aspek layar beranda Anda, mulai dari ikon aplikasi hingga animasi transisi.
    • Fitur Tambahan: Banyak launcher yang menawarkan fitur tambahan seperti laci aplikasi tersembunyi, gestures kustom, dan integrasi dengan aplikasi lain.
    • Pembaruan Rutin: Launcher pihak ketiga biasanya mendapatkan pembaruan rutin dengan fitur baru dan perbaikan bug.
  • Kekurangan Menggunakan Launcher Pihak Ketiga:

    • Kinerja: Beberapa launcher pihak ketiga dapat memperlambat kinerja perangkat Anda, terutama jika Anda menggunakan perangkat dengan spesifikasi yang rendah.
    • Kompatibilitas: Beberapa launcher mungkin tidak kompatibel dengan semua perangkat Android.
    • Keamanan: Ada risiko menginstal launcher dari sumber yang tidak dikenal, karena mungkin mengandung malware atau spyware. Selalu unduh launcher dari Google Play Store dan baca ulasan pengguna sebelum menginstal.
    • Kurva Pembelajaran: Beberapa launcher memiliki banyak opsi dan pengaturan, sehingga mungkin memerlukan waktu untuk mempelajarinya.
BACA JUGA:   Cara Melihat Kata Sandi Facebook Di Hp

3. Menggunakan Aplikasi Tema Pihak Ketiga

Selain launcher, ada juga aplikasi tema pihak ketiga yang dirancang khusus untuk mengubah tampilan perangkat Android Anda. Aplikasi-aplikasi ini biasanya menawarkan koleksi tema yang lebih luas daripada tema bawaan, dan beberapa di antaranya memungkinkan Anda untuk membuat tema kustom sendiri.

  • Contoh Aplikasi Tema Populer:

    • Zedge: Aplikasi populer untuk wallpaper, nada dering, dan tema.
    • GO Launcher: Launcher yang juga menawarkan banyak tema yang dapat diunduh.
    • Hola Launcher: Launcher ringan dan cepat dengan banyak tema yang tersedia.
  • Cara Menggunakan Aplikasi Tema Pihak Ketiga:

    1. Unduh dan instal aplikasi tema yang Anda pilih dari Google Play Store.
    2. Buka aplikasi dan jelajahi koleksi tema yang tersedia.
    3. Pilih tema yang Anda sukai dan ketuk Unduh atau Terapkan.
    4. Beberapa aplikasi tema mungkin memerlukan Anda untuk menginstal launcher tertentu agar tema dapat diterapkan.
  • Keuntungan Menggunakan Aplikasi Tema Pihak Ketiga:

    • Koleksi Tema yang Luas: Aplikasi tema biasanya menawarkan koleksi tema yang lebih luas daripada tema bawaan.
    • Tema Kustom: Beberapa aplikasi tema memungkinkan Anda untuk membuat tema kustom sendiri.
    • Kemudahan Penggunaan: Proses penerapan tema biasanya mudah dan intuitif.
  • Kekurangan Menggunakan Aplikasi Tema Pihak Ketiga:

    • Iklan: Banyak aplikasi tema yang menampilkan iklan, yang dapat mengganggu pengalaman pengguna.
    • Kinerja: Beberapa aplikasi tema dapat memperlambat kinerja perangkat Anda.
    • Keamanan: Ada risiko menginstal aplikasi tema dari sumber yang tidak dikenal, karena mungkin mengandung malware atau spyware. Selalu unduh aplikasi tema dari Google Play Store dan baca ulasan pengguna sebelum menginstal.
    • Ketergantungan pada Launcher: Beberapa aplikasi tema memerlukan Anda untuk menginstal launcher tertentu agar tema dapat diterapkan.

4. Menggunakan Substratum untuk Personalisasi Sistem yang Lebih Mendalam (Membutuhkan Root)

Substratum adalah mesin tema yang kuat yang memungkinkan Anda untuk memodifikasi hampir setiap aspek sistem operasi Android Anda. Namun, Substratum membutuhkan akses root ke perangkat Anda, yang berarti Anda harus melakukan root pada perangkat Anda terlebih dahulu.

  • Perhatian: Melakukan root pada perangkat Android Anda dapat membatalkan garansi dan meningkatkan risiko keamanan. Hanya lakukan root jika Anda memahami risiko yang terlibat.

  • Cara Menggunakan Substratum:

    1. Lakukan root pada perangkat Android Anda.
    2. Unduh dan instal aplikasi Substratum dari Google Play Store.
    3. Unduh dan instal tema Substratum yang Anda sukai dari Google Play Store atau sumber lain.
    4. Buka aplikasi Substratum dan aktifkan tema yang Anda instal.
    5. Perangkat Anda mungkin memerlukan reboot agar perubahan diterapkan.
  • Keuntungan Menggunakan Substratum:

    • Personalisasi Sistem yang Mendalam: Substratum memungkinkan Anda untuk memodifikasi hampir setiap aspek sistem operasi Android Anda.
    • Tema Kustom: Anda dapat membuat tema kustom sendiri atau mengunduh tema dari berbagai sumber.
    • Fleksibilitas: Anda dapat menyesuaikan setiap elemen UI sesuai dengan preferensi Anda.
  • Kekurangan Menggunakan Substratum:

    • Membutuhkan Root: Substratum membutuhkan akses root ke perangkat Anda, yang dapat membatalkan garansi dan meningkatkan risiko keamanan.
    • Kompleks: Substratum cukup kompleks untuk digunakan dan mungkin memerlukan pengetahuan teknis.
    • Ketidakstabilan: Tema Substratum dapat menyebabkan ketidakstabilan sistem jika tidak dirancang dengan baik.
    • Kompatibilitas: Tema Substratum mungkin tidak kompatibel dengan semua perangkat Android atau versi Android.
BACA JUGA:   Cara Membuat Nomor Luar Negeri

5. Pertimbangan Keamanan dan Kinerja

Saat memilih dan menerapkan tema di Android, penting untuk mempertimbangkan keamanan dan kinerja perangkat Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda:

  • Unduh Tema dari Sumber Terpercaya: Selalu unduh tema dari Google Play Store atau sumber lain yang terpercaya. Hindari mengunduh tema dari situs web yang tidak dikenal atau file APK dari sumber yang tidak diverifikasi.
  • Baca Ulasan Pengguna: Sebelum menginstal tema, baca ulasan pengguna untuk melihat apakah ada laporan tentang bug, masalah kinerja, atau masalah keamanan.
  • Periksa Izin Aplikasi: Periksa izin yang diminta oleh aplikasi tema sebelum menginstalnya. Hindari aplikasi yang meminta izin yang tidak relevan dengan fungsinya.
  • Pantau Kinerja Perangkat: Setelah menerapkan tema, pantau kinerja perangkat Anda. Jika Anda melihat penurunan kinerja yang signifikan, coba ganti tema atau hapus aplikasi tema.
  • Gunakan Aplikasi Antivirus: Instal aplikasi antivirus untuk melindungi perangkat Anda dari malware dan spyware.

6. Tips Tambahan untuk Personalisasi Android

Selain mengganti tema, ada banyak cara lain untuk mempersonalisasi perangkat Android Anda:

  • Ubah Wallpaper: Gunakan wallpaper kustom atau live wallpaper untuk mengubah tampilan layar beranda Anda.
  • Gunakan Widget: Tambahkan widget ke layar beranda Anda untuk menampilkan informasi penting atau mengakses aplikasi dengan cepat.
  • Ubah Font: Beberapa perangkat Android memungkinkan Anda untuk mengubah font sistem.
  • Ubah Nada Dering dan Notifikasi: Personalisasi nada dering dan notifikasi Anda agar sesuai dengan gaya Anda.
  • Gunakan Aplikasi Kustomisasi: Ada banyak aplikasi kustomisasi yang tersedia di Google Play Store yang memungkinkan Anda untuk mengubah berbagai aspek antarmuka pengguna Android Anda.

Dengan banyaknya opsi yang tersedia, Anda dapat mengubah tampilan perangkat Android Anda agar benar-benar mencerminkan gaya dan preferensi pribadi Anda. Ingatlah untuk mempertimbangkan keamanan dan kinerja saat memilih dan menerapkan tema, dan jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai opsi personalisasi untuk menemukan kombinasi yang sempurna.

Also Read

Bagikan: